Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Iklim Kontinen atau Benua : Pengertian, Karakteristik dan Persebarannya

Pengertian 

Iklim Kontinen atau Benua
Gurun

Iklim kontinental atau Iklim benua adalah iklim yang berciri suhu musim dingin yang cukup untuk mengalami periode bersalju setiap tahun.

Melansir dari laman Nations Encyclopedia, iklim kontinental adalah jenis iklim yang cenderung memiliki ciri suhu musim dingin dalam waktu tertentu. Umumnya, kawasan yang diliputi ilim kontinental akan lebih banyak dilewati periode bersalju setiap tahunnya.

Iklim kontinental dimiliki oleh sebagian besar kawasan yang mendekati kutub seperti belahan bumi bagian utara dan lain sebagainya. Meski demikian, beberapa daerah dengan ketinggian tertentu juga dapat mengalami iklim kontinental yang cukup dominan.

Mengutip dari laman worldatlas.com, iklim kontinental umumnya terjadi pada daerah yang memiliki garis lintang tengah. Sebab, tidak ada kelembapan yang berasal dari air laut yang cukup untuk memengaruhi suhu.

Sehingga, daratan luas yang memiliki iklim kontinental akan cenderung mengalami musim panas serta musim dingin ekstrem. Sebab, tanah dan bebatuan memiliki suhu yang lebih rendah dan mudah kehilangan suhu panas dibandingkan dengan air.


Karakteristik atau Ciri Iklim Kontinental

Iklim kontinental juga dapat dikenali melalui beberapa ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri dari iklim kontinental antara lain sebagai berikut:

  • Iklim kontinental mengalami sekurang-kurangnya tiga bulan dengan suhu melampaui 10º C.
  • Suhu rata-rata selama musim dingin biasanya di bawah titik beku seperti di bawah -3º C selama sekitar satu bulan.
  • Memiliki perbedaan suhu pada musim dingin dan panas hingga mencapai 40º C.
  • Memiliki curah hujan yang moderat, sebagian besar terkonsentrasi di bulan-bulan hangat.
  • Curah hujan tahunan rata-rata adalah 24 - 47 inchi, sebagian besar dalam bentuk salju.
  • Curah hujan tak lain berasal dari siklon frontal dan hujan konvensional selama bulan-bulan musim panas saat udara tropis maritim mendorong ke utara di belakang mundurnya front kutub.
  • Musim panas pada iklim kontinental juga dapat memiliki badai petir dengan suhu yang lebih dingin.
  • Iklim kontinental relatif memiliki kelembapan rendah dan kering karena massa udara yang berasal dari lautan akan mudah hilang sebelum mencapai lokasi.
  • Musim semi dan musim gugur di zona iklim ini bervariasi tergantung pada ketinggian dan garis lintang yakni antara bulan Maret hingga akhir Mei.

Iklim Kontinen atau Benua
Situasi musim dingin

Persebaran Daerah Iklim Kontinental

Daerah yang mengalami iklim kontinental umumnya berada di sebagian besar belahan bumi utara. Beberapa di antaranya yakni mencakup wilayah berikut ini,

Eropa

Sebagian besar wilayah Eropa Timur dan Tenggara antara lain seperti Belarusia, Bulgaria, Bosnia dan Herzegovina, Estonia, Finlandia, Huangaria, Lithuania, Moldova, Norwegia, Polandia, Rumania, Slovakia, dan Swiss.

Russia

Sebagian besar kawasan Rusia Tengah dan Siberia seperti Moskow, Novosibirsk, Omsk, Perm, Chelyabinsk, Kazan, Saint Petersburg, Samara, Vladivostok, Volgograd, Voronezh, dan Ufa.

Amerika Utara

Sebagian besar wilayah Amerika Utara seperti Kanada, Ontario, Toronto, Ottawa, Calgary, Edmonton, Winnipeg, Hamilton, Montreal, dan Quebec City.

Amerika Selatan

Sebagian kecil wilayah Amerika Selatan seperti Argentina, bagian tengah dan timur Santiago, serta bagian Aysen.

Asia

Sebagian besar kawasan China wilayah utara dan timur laut seperti Beijing, Harbin, Korea Selatan, Jepang, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Mongolia, dan Korea Utara.

Iklim Kontinen atau Benua
Kondisi alam Rusia

Baca juga: Iklim laut/maritim

Joko Sunaryanto
Joko Sunaryanto Jangan lupakan jati dirimu. "Sangkan paraning dumadi"

Posting Komentar untuk "Iklim Kontinen atau Benua : Pengertian, Karakteristik dan Persebarannya"